STOP KEKERASAN PADA ANAK!!

Akhir akhir ini berita Tanah Air selalu di isi dengan kekerasan yang marak terjadi terhadap anak – anak.

Teman-teman semua pasti masih ingat tentang kisah Angeline (Engeline) yang hingga kini masih simpang siur bagaimana kejadian sesungguhnya atau siapa aktor utamanya dan berapa sebenarnya jumlah pelaku maupun motif yang sesungguhnya dalam tragedi Angeline ini.

Di sini aku nggak akan hanya membicarakan Angeline saja, tapi “Angeline Angeline” lainnya yang sebenarnya bisa kita lihat di setiap sudut kota seperti pengamen anak anak korban pelantaran orang tua atau korban exploitasi dari orang tua maupun wali mereka sendiri.

Aku sendiri belum mempunyai seorang anak, tapi aku mempunyai 5 keponakan yang lucu lucu dan aku tahu betul terkadang menjadi orang tua itu sangatlah tidak mudah karena harus merawat,mendidik belum lagi menahan emosi dam amarah ketika anak anak tersebut melawan atau melanggar dan tidak mengindahkan nasehat yang di berikan.

Aku sendiri pernah menawarkan diriku untuk mengasuh satu keponakanku yang waktu itu baru berusia 1 tahun karena kakakku dan kakak iparku harus keluar kota di karenakan ada urusan penting yang tidak memungkinkan mereka membawa anak mereka yang berusia 1 tahun itu,dan dari pengalaman 1 hari itu lah aku takjub sama kakak dan kakak iparku yang bisa begitu telaten dan sabar dalam mengasuh buah hati mereka, karena hanya dalam 1 hari dimana aku berperan sebagai orang tua itu hampir membuatku berpikir untuk tidak pernah punya anak. Anak mereka begitu aktif, aku harus mengikuti kemanapun dia pergi karena khawatir dia akam melukai dirinya sendiri, bahkan disaat makan pun aku harus membujuk bujuk agar keponakanku mau membuka mulutnya belum lagi ketika malam dia harus tidur dan nangis nangis,so para mommies and daddies, aku tahu betul bagaimana perjuagan kalian dalam membesarkan anak, karema aku saja setengah stress ketika harus mengasuh keponakanku dan itu pun hanya satu hari, bagaimana dengan kalian para oramg tua yang harus mengasuh dan merawat anak 24/7 hingga anak itu dewasa dan cukup mandiri untuk  menjaga dan merawat diri mereka semdiri ?????

Namun sayang sekali, tidak semua “orang tua” bisa menjadi oramg tua yang sesungguhnya, contohnya bisa di lihat dari sekian banyaknya kasus kekerasan anak yang sebanrnya hanya di sebabkan masalah sepele. Kemarin aku baru membaca berita di mana seorang ayah memukuli anaknya hingg tewas hanya karena anak tersebut pergi beli pulsa dan mungkin telat sedikit? Apa itu sepadan dengan menghilangkan nyawa seseorang ?? Sudah saatnya kita ikut ambil adil dalam mencegah kekerasan terhadap anak, anak anak itu butuh perlindungan, rasa nyaman, dan kasih sayang bukan malah menjadikan mereka sasaran pelampiasam dimana kita mengalami hari yang buruk atau hal yang kita inginkan tidak terjadi. Saatnya kita katakan cukup, laporkan apabila memang ada anak yang jelas jelas di “hukum” di luar akal sehat kita, mungkin dengan bentuk kepedulian kita, nyawa seorang anak bisa terselamatkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s