Customer Yang Baik Hati

Selama ini aku selalu berpikir customer adalah raja..and memang kuperlakukan mereka layaknya “raja”, alias selalu memberikan pelayanan kami yang terbaik….. tapi… tetap saja adaaaaaaaaaaaa aja customer yang menurut ku reseh.

Contohnya, membeli produk atas pilihannya sendiri namun 2 hari kemudian mengembalikan product tersebut dengan alasan siapanya bla bla bla yang tidak suka ( walaupun tidak ada yang cacat pada product tersebut / terus emank kupaksa waktu belinya??? ) nd menuntut uang kembali, atau membeli barang yang tidak bergaransi namun 1 minggu kemudian datang untuk minta di tukar karena rusak akibat salah pemakaian atauuuu membeli barang dengan garansi resmi yang artinya apabila barang yang di beli rusak (akibat cacat produksi nd bukan karena kesalahan pemakai), maka perbaikan akam di lakukan oleh servis centre tapi malah ngamuk ngamuk ditoko walaupun pada awal pembelian sudah di berikan penjelasan soal claim garansi and si customer ini mangut mangut, atau customer yang membeli barang dan setelah pulang baru sadar di rumah ada barang yang sama and akhirmua kembali ketoko nd minta kembali uang alias nggak jadi beli karena di rumah sudah ada ( emank toko neneknya bisa main balikin??, kalau mau ditukar barangnya masih bisa mngertilah ) .. atau customer yang yang suka mengacak acak barang hingga 2 jam lamanya nd minta di coba ini itu tapi tidak membeli barang satu pun bahkan tidak mengucapkan terima kasih dan masih banyakkk lagi kelakuan customers ku yang unik unik.

Namun sekali lagi sebagai penjual, aku harus sabar dalam meladeni berbagai tingkah customers ku yang istimewa itu walau sebenarnya tabungan amarahku sudah penuh banget nd mau meledak :s tapi ya itu sering kali kata yang diucapkan untuk diriku sendiri tetap saja adalah…SABAR…..

Anyway, walau peranku disini sebagai penjual.. aku juga seorang customer di tempat lain pastinya. Aku juga seorang customer bagi suppliar ku atau customer bagi orang2 atau tempat2 yang menjual segala keperluan yang kubutuhkan nd ini artinya aku mrngerti banget menjadi customer itu seperti apa.

Sebagai customer aku ingin di beri pelayanan yang baik dan keramah tamahan, dan itulah yang kuterapkan kepada customers ku sebagaimana aku ingim di layami. Sebagai customer aku mempunyai hak dalam memilih maupun membeli suatu product dan sebagai customer juga aku berhak mendapatkan product yang baik ( alias tidak cacat ) namun sebagai customer aku juga mnegerti aku nggak bisa melakukan segala sesuatu seenak perutku ( seperti customer yang ribet yang kusebutin di atas ).

Nah selama ini aku bertemu berbagai macam customer dengan berbagai karakter nd kepribadian, ada yang baik ada juga yang bikin capek hati.. tapi aku sebelumnya nggak pernah ketemu customer seperti ini… :’)

3 hari yang lalu, dia membeli Kabel Audio Video dari tokoku, kebetulan kami sibuk jadi tidak bisa di tes, jadi langsung ku bungkus dan bahkan dia pun tidak menawar.

Keesokan harinya, customer itu kembali dan memberitahu kalau kabel yang ia beli sebelumnya bermasalah, oleh karema itu aku suruh tukar saja toh kalau memang baramg cacat dari kami, pastinya akam kami terima dan mengantinya yang baru sebagai bentuk tanggung jawab kami. Nah apesnya kapel audio itu sisa satu yang baru, jadi aku pun menukarnya dengan kabel terakhir itu sembari meminta maaf, dan dia pun berkata tidak apa-apa dan kalau itu bukan kesalahan toko kami apabila ada product yang cacat, namamya juga buatan pabrik alias karya manusia pasti kadaang kala ada yang luput dari pengawasan nd akibatmya produk yang di hasilkan pun tidak sempurna. Mendengar respon customer tersebut aku merasa terharuuu 😥 ( ha ha ha lebay abis… tapi beneran, ini soalnya aku banyak sekali customer yang sangatttttt temperamental dan tak sabaran + ngak mau ngertiin ).

Nah hari ini dia kembali lagi and malahan dia yang meminta maaf karena lagi lagi kabel AV nya tidak berfungsi dengan baik ( apes banget aku sama kabel itu.. kudu complain ke suppliarnya :-s ), nah dia pun meminta kabel audio video yang murahnya aja namun aku nggak punya kabel audio yang lebih murah ( stock kosong ), nah aku pun ingin mengembalikan uangnya tapi si customer malah ngotot nd bilang dia ngak mau di kembaliin uang kalau tambah ngak apa-apa katanya…(customer yang aneh) , dia suruh tukar barang aja yang lain, apa aja tidak bermasalah asalkan dia nggak di kembaliin uangnya. Nah kemudian dia melihat satu alat listrik yang harganya lebih mahal ( sedikit saja sih ) dari harga kabel audio itu dan dia ingin tukar kabel AV nya dengan barang tersebut, aku pikir di samakan saja alias nggak usah nambah karena toh ini karena aku merasa bersalah membuat dia bolak balik karena kabel bodoh itu and kedua karena harganya ngak beda jauh.. tapi dia kekeh nggak mau di samain nd mau membayar kekurangannya :o. Karena dia memaksa, aku nggak nolak dong.. ha ha, nah aku pun meminta maaf sekali lagi… and lagi lagi dia bilang itu bukan kesalahan dari pihak kami karena kami juga customer dari si suppliar, otomatis nggak tahu barangnya seperti apa juga, setelah itu dia pamit and tidak lupa mengucapkan terima kasih…

Nah loh.. selama ini aku benar benar belum permah ketemu customer seperti dia, tabungan amarah yang selama ini sudah penuh berkat kelakuan customer-customer aneh selama ini berangsur-angsur hilang nd rasanya jadi adem sekarang…^^

Ah…andaikan semua customer ku sangat berpengertian seperti dirinya, mungkin hari-hari ku akan less drama ya? Hi hi hi.

Iklan

8 pemikiran pada “Customer Yang Baik Hati

  1. Customer yg baik hati tsb mungkin pernah di posisi spt kamu Ann, jd dia pernah merasakan tuh ketemu customer2 cerewet 😀 . Oh ya klo mengenai mengembalikan barang, di Jerman klo customer ga suka barang yg sdh dibeli bisa dikembalikan dalam waktu 14 hr, asal bw struk pembeliannya. Aku sih belum prnh balikin sesuatu kecuali klo pakaian ga muat, atau beli lampu solar ga nyala baru deh dibalikin.

    Suka

    • Oh begitu ya sis, enak ya system disana <3<3, disini kita nggak bisa mengembalikan barang yang sudah di beli dan memint uang kembali, kecuali kalau di tukar atau adanya kerusakan pada barang jualan kami (kami akan mengembalikan uangnya tapi tidak denagan kalau tidak suka dengan barang karena sebelum pembelian,kita berikan kebebasan dalam memilih model bahkan tes dulu) bahkan ada loh kejadian di mana customer memesan barang yang nggak kami stock di toko, si customer bayar DP sebagai tanda jadi, pas Barang sampai sesuai dengan type pesanan si customer, si customer ini nggak jadi dengan alasan "anak nya ngak suka",and parahnya dia meminta DP kembali??!, aku ambil pesamam dari suppliar juga bukan gratisan apalagi barang yang seharusnya tidak kami stock, seharusnya kalau nggak jadi, DP nya hangus, ini malah ngancam ngancam akan membawa orang2 (maksudmya pr*man) kalau kita ngak mengembalikan uang DP :s sedangkan aku kalau ambil barang dari suppliar, itu ngak bisa di kembalikan bahkan terkadang ada produk yang cacat, dia ngak mau terima balik waktu kita retur dengan alasan produk dia sudah di check sama pihak mereka??? ( nasib toko kecil 😦 ) and soal produk yang sis sebutin di atas, bisa di mengerti kalau mau di balikin ( karena size yang salah/ Produk yang cacat ) cuman untuk pakaian aku rasa ngak mungkin juga ya minta dikembalikan uang ya ( Pengalaman pribadi untuk tuker size saja dari si empunya toko ngak bolehin..bayangin kalau mintain duit… 😮 )

      And ya Customer itu pengertian banget ,andai semua cusfomer begitu aku ngak perlu narik urat melulu ha ha ha..

      Btw maaf ya sis komenannya jadi panjang nd bahkan curhat lagi :').

      Terima Kasih atas kunjungannya *hugs* ^^

      Suka

    • Iya, benar banget ria, nd memang customer yang baik hati itu membuat kita untuk smakin berintrospeksi diri dan membangun pelayanan yang lebih baik ^^.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s