Pria Yang Terpenting Dalam Hidupku

Sejak aku kecil, aku mengenal sesosok Pria yang sangat tegas bahkan bisa dibilang “menakutkan” apa bila aku maupun saudaraku melakukan kesalahan.

Beliau juga tidak pandai untuk mengekspresikan perasaannya terutama dalam kategori cinta…
Ya.. Pria itu adalah Papaku.

Masa kecilku dahulu memang sangat membahagiakan, dan tentu saja seperti keluarga lainnya, dalam keluarga kami juga ada ups dan downsnya…terutama dari segi financial.

Ada saat dimana kami mengalami yang namanya crisis ekonomi..aku tidak menyadarinya karena Papa ku selalu menyembunyikan apa yang menjadi beban pikirannya dan yang hebatnya, walau dalam keadaan “kekurangan” tidak pernah sekalipun aku maupun saudaraku kekurangan dari segi pakaian, pendidikan, makanan maupun tempat tinggal.

Pengeluaran keluarga kami boleh di bilang sangat besar dan keadaanku tidak membantu sama sekali karena saat itu orang tuaku sangat gencar membawa aku berobat karena berpikir aku mempunyai masalah ( karena aku telat bicara ), namun tidak pernah sekalipun Papaku mengeluh. Tidak.Pernah.Satu.Kali.Pun.

Papa ku juga adalah Pria yang sangat suka membantu teman,saudara, kerabat bahkan orang yang baru di kenal nya!.
Bahkan ketika Beliau kekurangan, Beliau masih tetap memprioritaskan orang orang yang membutuhkan bantuannya..hanya 1 hal dari diri beliau yang sempat memquatku kecewa…

Ketika aku kecil..aku merasa Papaku adalah orang yang asing..tidak pernah sekalipun Papaku mengucapkan kata ” Aku sayang kalian ” kepada aku maupun saudaraku..

Aku sempat berpikir jika Papa tidak menyanyangi kami..karena apabila kami mengucapkan kata tersebut, balasannya hanya tersenyum.. tanpa ucapan “aku menyanyangimu juga” entahlah apa aku yang lebay atau gimana..

Beliau juga tidak segan untuk mendisiplikan kami anak anaknya dengan rotan bila kami melakukan kesalaham yang fatal seperti bermain api maupun pergi bermain ke sungai tanpa pengawasan orang tua karena kami tidak bisa berenang..namun satu hal yang pasti.. tiap kali ketika kami tidur, Beliau akan mengoleskan krim obat secara diam-diam pada luka luka yng di sebabkan oleh rotannya.

Ketika aku tumbuh remaja, hubunganku dengan Papa tidaklah begitu dekat..kami jarang berbicara..bahkan cenderung menghindari beliau. Aku merasa Papa dan aku adalah dua orang yang sangat berbeda, Aku adalah orang yang tidak imgin di kekang sedamgkan Papa adalah orang yang menjalankam segala sesuatunya dengan aturan maupun disiplin..bayangkan hal hal kecil seperti ketika makan saja kami harus mematuhi aturan yaitu kami di larang untuk menonton TV sambil makan dan makan hanya boleh di ruang makan 😅 ..

Back to the topic..alasam lainnya aku jarang duduk dan ngobrol dengan Papaku adalah aku tidak tahu apa yang harus kami bicarakan..rasamya kikuk sekali.

Nah peemikiramku akan Papaku berubah ketika untuk pertama kalinya aku melihat beliau menangis…

Saat itu adalah sehari menjelang Kakak perempuanku menikah, usiaku saat itu sekitar 14 tahun.

Di keluarga kami ada kebiasaan dimana ketika seseorang akan menikah keesokannya, maka malamnya akan di lakukan pesta besar2an yang hanya khusus keluarga saja ( nenek kakek bibi paman dll ), saat itu rumah ramai sekali karena keluarga besarku datang semua dari luar kota maupun luar pulau hingga luar negeri.

Aku tidak menyadari kalau Papaku tidak berbaur dengan mereka, dan ketika aku pergi ke kebun belakang, tidak sengaja kulihat Papaku duduk termenung disana seorang diri.

Saat itu aku hanya bisa melihat punggung beliau, namun entah kenapa punggung beliau seolah-olah mengambarkan betapa letih dan tuanya papaku…

Aku pun tiba tiba merasa ingin memanggilnya, maka aku pun menyapanya, dan kulihat papaku tampak terkejut dan terburu – buru menyeka mata dan pipinya.

Aku menanyakan apa yang di lakukan beliau di sana dan kenapa tidak berbabur dengan yang lainnya dan beliau pun beralasam jika dia merasa panas di dalam rumah, namun segera beranjak masuk kedalam rumah dan aku pun memperhatikan beliau seolah seolah apa yang kuliaht tadi hanyalah imajinasiku.

Setelah Kakakku menikah, aku pun menceritakan hal tersebut kepada Mamaku dan Mamaku kemudian menceritakan semuanya jika saat itu Papa memang sangat sedih ketika akan melepas putrinya untuk hidup dengan pilihannya dan bagaimana Papa mencintai dan menyanyagi kami.

Mamaku pun menceritakan bagaimana sebenarnya Papaku struggling dalam menyupport dan membesarkan kami tampa kekurangan suatu apapun..Papaku tidak ingin kami anak anaknya khawatir dengan keadaan kekuarga kami yang saat itu agak susah, dan satu satunya tempat Papaku bisa berbagi pikiran hanya dengan Mamaku itu.

Saat mengetahui hal itu, aku pun merasa sangat pedih dan kembali mengingat ingat apa yang dulu terjadi..beliau memang sangat keras..tapi beliau tidak permah mengucapkam tidak pada benda apapun yang kami mau yang dengan egois tanpa peduli apa beliau mampu membelinya atau tidak .. setiap minggu, beliau selalu mengusahakan untuk membawa kami jalan jalan..dan kalau di ingat ingat, tiap kali Papa pergi kerja.. beliau akan mengusap kepala kami dan berpesan untuk berkelakuan yang baik dirumah.. aku pun teringat ketika Mamaku harus pulang kerumah orang tuanya karema neneku sakit, Papalah yang dengan sigap menyiapkan air panas untuk kami mandi dan memasak makanan yang istimewa ( maksudnya masakan yang susah dan ribet untuk dimasak )..

Aku saat itu baru sadar bagaimana Papa teramat sangat mencintai dan menyanyangi kami walau tidak pernah sekalipun beliau mengucapkan kata tersebut. Aku pun kemudian “berdamai” dengan beliau dan mulai memperbaiki hubungan kami.

Kami jadi lebih sering berbicara dan mengobrol.. belasan tahun kemudian.. kini kami menjadi teman bicara dan berbagi :), Beliau adalah Pria yang paling penting dalam hidupku.

Aku membuat post ini hanya sebagai bentuk apresiasiku dan betapa bangganya aku memiliki seorang Ayah seperti beliau, jika Tuhan mengutuskan malaikat pribadi untuk kami, maka Beliau lah malaikatnya :).

Oh ya..ada sebuah lagu yang sangat kusukai.. lagu tentanf ibu memang sudah lumrah dan umum..namun peran dan pengorbanan seorang ayah tidak kalah dari seorang ibu.. dan somehow lagu ini sendiri mengingatkanku pada Papaku..

Kalau tertarik coba di dengar ya πŸ™‚

Tuhan Memberkati 🙇.

Iklan

11 pemikiran pada “Pria Yang Terpenting Dalam Hidupku

    • Huhuhu videonya sedih banget Feb…eh ujung ujungnya iklam insurance πŸ˜…..tapi mungkin ya Feb mungkin kalau Pria memang lebih sulit mengutarakan bentuk perasaannya kali ya…Apa nanti Feb akan berevolusi seperti Bapak bapak pada umumnya hang kaku begitu ha? Ha Ha Ha…mari kita tunggu suatu saat nanti xp

      Suka

      • Wkwkwkkw iklan thailand kan emang resek gitu πŸ˜€ udah serius nyimak sampai akhir, ternyata asuransi wkwkwk

        Iya mbak, kebanyakaaan gitu ya, kayak susah buat nyampaiin perasaannya ._. padahal sih sayang.

        aku sih belum tau besok gimana. yang penting baik aja deh buat keluarga hehehe πŸ˜€

        Suka

      • Kan kayak kamu tu Feb..terkadang bikin post biasanya sering nge twist… hihihihi

        Dan amin amin amin , kamu orangnya kocak dan emank ada aura aura bapak dam suami yang baik di masa depan πŸ˜‰

        Suka

  1. and now you make me miss my daddy #hiks#. papaku org yg buat anak2x gadisnya, bener2x hero banget. aku ingat betul dia selalu menunggu kami di teras rumah kalau anak gadisnya belum pulang sampai jam 10 malam. papaku org yg lembut hatinya meskipun wajahnya rambo. aku dan kakakku cukup dekat dg papa krn papa ku paling suka merangkul kami. ada 1 kebiasaan di keluargaku, sblm pergi harus cium pipi org tua. jd hal itu rasanya yg membuat hubungan kami hangat. wuih, I miss him so much ….

    Disukai oleh 1 orang

    • I am sure he could feel the love that you guys have for him..biasa orang orang cenderung membicarakan kasih seorang ibu yang sangat besar ( yang memang benar demikian ) cuman sangat jarang ya tentang kasih seorang ayah..mungkin karena memang ayah itu sesosok yang ngak pandai dalam mengutarakan apa yang dia rasakan. Maaf ya sudah membuat sedih.

      Suka

  2. Hai2 salam kenal, kunjungan balik hehehehe.
    Papa U mirip2 sifatnya sm papa gw….
    Papa gw jg ga pernah sekalipun ngeluh, beliau jg struggling abis2an bwt keluarga T___T
    jadi makin sayang sama Papa ya..
    Walau ga pernah bilang lwt kata2 tapi lewat tindakan udah keliatan bgt sayangnya sama qta ya.

    Suka

  3. Hai2 salam kenal, kunjungan balik hehehehe.
    Papa U mirip2 sifatnya sm papa gw….
    Papa gw jg ga pernah sekalipun ngeluh, beliau jg struggling abis2an bwt keluarga T___T
    jadi makin sayang sama Papa ya..
    Walau ga pernah bilang lwt kata2 tapi lewat tindakan udah keliatan bgt sayangnya sama qta ya

    Suka

    • Terima Kasih sudah melakukan kunjungan balik ^^.

      Mungkin ya memang kebanyakan bapak-bapak kaku seperti itu ( tapi yang terpenting memang tindakan dan actionnya sih ya hihihi )…semoga pasangan kita kelak bisa lebih pandai mengekspresikan diri ya…karena terkadang kita tidak menyadari betapa pentingnya untuk membiarkan orang yang kita sayangi tahu kalau kita menyayangi mereka.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s