Sudah Isi Belum Setelah Kapan Nikah ????

Puji Tuhan..aku sudah isi..maksudnya isi lemak dan sejenisnya… ha ha ha ( naik 5 kg setelah perjuangan naik turun berat badan pasca menikah ).

image

Gambar di ambil dari Google.

Nah seperti yang ku wanti wanti sebelumnya…dulu ketika masih berpacaran, semua menanyakan kapan menikah..rempong banget…ku pikir yang berikutnya pasti sudah isi belum? Dan ternyata..taraaaa..setelah menikah lebih dari setengah tahun buanyuak sekali temen temen yang jika menghubungi pasti kalimat pembukanya ” loe sudah isi belum? “, “sudah isi ya?”, ” Kapan nih punya anak, tar ketinggalan jauh”..seakan akan aku bisa menentukan kapanpun aku ingin punya anak… :s padahal soal anak itu kan hak prerogatif Tuhan.. betul nggak?

Sejujurnya, aku tidak keberatan atau terganggu di tanyain soal anak, mungkin karena faktor usia pernikahan yang masih seumur biji cabe ya,  jadi boleh di bilang masih santai dan tidak terlalu ngebet ( benarkan bahasaku? ), belum lagi secara pribadi aku berpendapat ketika seseorang menikah bukanlah semata mata untuk memperoleh keturunan melainkan menikah adalah ikatan legal dimana kita bisa hidup bersama dengan orang yang kita cintai dan sebaliknya, jadi seorang anak tentunya bonus dan hadiah yang tidak ternilai yang di berikan Tuhan kepada kita yang harus kita jaga dengan baik, tapi kalau belum di kasih bonus/hadiah sama Tuhan..bisa menghabiskan waktu bersama dengan orang yang kita cintai, kesehatan, dan rejeki yang berkecukupan itu juga sudah merupakan anugerah yang patut kita syukuri.

Walau tidak di pungkiri, banyak sekali pasangan yang sangat menginginkan anak namun karena suatu hal dan yang lain, masih belum di berikan..maka akan lebih bijak lagi jika bisa menahan diri untuk sekedar menanyakan sudah hamil belum, sudah isi belum karena sekali lagi kehamilan itu memang bisa di rencanakan namun pelaksananya teteplah Tuhan yang memutuskan kapan waktu yang tepat, dan sering kali ucapan yang kita maksudkan sebagai basa basi malah meninggalkan bekas ( dalam kasus ini orang orang yang mungkin punya permasalahan dengan alat reproduksi mereka dan sudah berusaha keras untuk memperoleh keturunan ).

Mmh kalau di pikir pikir…memang tampaknya orang orang kita yang terlalu kepo ya..

Contohnya begini, sebelum menikah di tanya kapan menikah..setelah menikah di tanya kapan punya anak, setelah punya anak di tanya asi atau sufor, anak gedean dikit di tanya kapan nambah lagi, setelah nambah anak, and anaknya dah bisa sekolaj, ditanyain sekolah dimana dan prestasinya, setelah anak tumbuh dewasa di tanya pekerjaan anaknya apa, setelah anak sudah cukup umur untuk menikah, ditanya sudah ada calon belum kalau belum mau di kenalin si A si B si C dll, setelah menikah di tanyain lagi pendidikan menantu, or pekerjaan menantu kita dll, setelah anak menikah di tanyain sudah punya cucu belum..dan seterusnya tiada habisnya ( apa cuman aku yang ngalamin ya di lingkunganku dulu gambarannya kurang lebih seperti itu. ), duh kalau di turutin tiap yang di tanyain nggak bisa ku bayangkan tekanan and stressnya seperti apa ya :s.

So semoga kali ini bisa di petik maksud dan pesanku di post kali ini, untuk yang belum di beri kehamilan, itu bukan kesalahanmu jangan terlalu tertekan, semua akan indah pada waktunya walau menanti memang cukup melelahkan tapi selalu stay positive,  untuk yang suka kepo atau hanya sekedar basa basi..stop menanyakan sudah isi belum, kapan nih punya anak, SETIAP kali berkirim kabar… beneren deh yang di tanya kadang sudah capek ngejawabnya…untuk yang sudah punya anak, anak memang anugerah yang paling indah, malaikat spesial yang dikirim Tuhan untuk kamu, di jaga baik baik dan hujani dengan cinta dan kasih ^^.

Tuhan Memberkati.

Iklan

12 pemikiran pada “Sudah Isi Belum Setelah Kapan Nikah ????

    • Amen juga, dan jangan menyerah segala sesuatu akan Indah pada waktuNya, walau memang mudah mengucapkannya dan sulit untuk melakukannya tapi Tuhan selalu tepat waktu dan tidak pernah terlambat :), stay positive terus *hugs*

      Disukai oleh 1 orang

    • Hahaha, anggap saja yang nanya memang peduli.. tapi secretly aku lebih berharap mereka bertanya ” kok kamu makin cantik sih, rahasinya apa? ” ( ngarep di bialng cantik hahaha ) dari pada ” kamu isi ya? Kok badan dan mukamu makin melebar? ” hihihihi

      Suka

      • ahahaha,,,kita harus banyak bersabar ya mbak, kemaren2 aku malah sampe males kontak2 an sama teman2 yg di indo, soalnya takut di tanyain itu terus, sekarangsih udah kebal 😀

        Suka

  1. Kalau di Jerman gak ada yg usil nanya “kapan punya anak?” hehee jarang bangett yg kepo disini 😀 . Aku punya anak setelah 3 thn di Jerman. Menikmati dulu kepindahan, lalu adaptasi dg lingkungan termasuk kursus integrasi tuh makan waktu banget. Setiap hari kursus 4 jam senin-jumat selama 9 bulan, PR segudang, gak kepikiran sih klo dulu punya anak mungkin aku bakalan gak lulus kali kursusnya hehe.

    Suka

    • Iya, padahal disini aku juga nggak lama amat, tapi perbedaan dalam pergaulan sehari hari emang suah terasa berbeda … memang lebih enak begini ya hihihi tapi yang repotnya kalau bertukar kabar dari temen, 10 yang message, 10 pasti nanya sudah isi belum .. :s

      Suka

  2. Bener banget An,never ending questions deh dalem idup itu hahaha. Tapi kadang kalo aku perhatiin lagi, ada juga yang bukan bener2 kepo alias mau tau, tapi sekedar basa basi percakapan aja. Kita jawab pun kadang pas ketemu di lain kesempatan, ditanyain lagi karena dia nanyanya emang sambil lalu buat buka percakapan, bukan beneran pengen tau. Jadi ga diinget ama yang nanya. Ngeselin yak. Hahahah 😛

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s