Si Mantan

Hallo!!! Pertama tama mau ngucapin selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk teman teman yang merayakan ^^ ( nggak telat kan ya? Masih suasana lebaran ini xp ).

Cuaca beberapa hari ini sangat bersahabat hingga memunculkan nostalgila nostalgila dimasa dulu apalagi bertemu lagi dengan teman perempuanku di salah satu socmed yang hampir tidak pernah kupakai itu dan dia mengingatkanku akan mantanku maka hari ini aku mau cerita si mantan jauh sebelum aku bersama suamiku yang saat ini..sebut aja mantanku ini Tompel. Tompel adalah kakak laki laki dari temanku itu, sebenarnya awal mengenal Tompel aku nggak tahu kalau dia kakaknya temanku itu.

Awal awal mengenal Tompel pun sebenarnya karena di kenalkan temennya temenku ( ribet ya ) hahaha, dan kebetulan Tompel ini adalah pria yang kemudian menjadi cinta kedua ku..( yang pertama kan Pelatih Sepak Bola Nasional Jerman xixixi ).

Nah long story short, karena merasakan ada kecocokan kami pun akhirnya jalan bareng, jujur Tompel itu orang yamg sangat baik dan tidak neko neko ( bahkan tidak merokok ) dan aktifitasnya sehari hari hanya berkutat antara kerja, rumah, sama gedung olahraga buat main badminton. Saat itu kan jamannya hape Es*a, tiada hari dimana kami tidak teleponan ( padahal tiap minggu dah di apelin ).. ya namanya juga kita berdua masih kunyuk dan lebay hahahah kalau nggak teleponan or sms an kayaknya separuh myawanya dah hilang… *jijikdehkalaudiingatingat* .

Nah saat itu dah berandai andai kalau menikah harus sama si Tompel, berharap kalau si Tompel ini akan menjadi pelabuhan pertama dan terakhirku itu, tapi suatu kejadian yang hingga kini menjadi misteri memupuskan impian belaka jaman itu xp. 

Saat itu tahun baru Imlek, Tompel mengajakku ke rumah keluarga besarnya ( rumah paman pamannya ), ya seperti hari raya pada umumnnya kami pun bertandang bersilahturami, nah paman Tompel yang “katanya” punya ilmu batin atau apalah ya melihatku tajam :-s, ku pikir mungkin hanya pikiranku saja karena gugup, setelah itu kami pun pamitam pulang, dan hubungan kami biasa saja, tenang dan nggak ada tanda tanda apapun, hingga selang beberapa hari ( nggak sampai seminggu bok ) Tompel pun berubah secara tiba tibaa, stop sms maupun telepon, berhubung aku bukan tipe yang suka mendesak or demanding, ya aku juga mencoba untuk tidak me sms/telepon karena pikirku mungkin dirinya sibuk..tetapi nyatanya Tompel benar benar tidak memberikan kabar sama sekali hingga berminggu minggu sampai akhirnya benar hubungan itu putus dengan sendirinya.

Kurang lebih sebulan kemudian, aku dan teman temanku jalan jalan ke salah satu Plaza, nah ternyata Tompel juga nongkrong disitu dan aku benar benar nggak melihatnya, hingga saat aku pulang ada sms dari Tompel yang bunyinya “Tadi kamu ke ***plaza ya? Kenapa nggak sapa? Nggak apa apa kok kita masih bisa jadi teman”, bayangin isi SMS nya aku masih inget banget..rasamya tuuuu kekiii banget, wong yang hilang kabar dirinya, yamg memutuskan secara sepihak juga dirinya ( karena aku masih sempat menanyakan kepastian hubungan kami sebelum bemar benar akhirnya tidak berkontakan sama sekali ) tapi dirinya tidak memberi jawabam apapun, dan saat itu tiba tiba memberi SMS menanyakan kenapa aku tidak menyapa? Hello? Kalaupun melihat dia pun kayaknya aku nggak bakalan mau menyapa :-s, jujur saat itu rasanya sakit hati banget karena di campakkan TANPA alasan, kalau misalkan ada pihak ke 3 atau orang tua tidak setuju atau bla bla, setidakmya kan tahu alasannya apa, ini aku malah di biarkan bengong dalam “kegelapan”, maksudmya masih meraba raba apa yang terjadi…:-s.

Nah beberapa waktu lalu, aku bertemu lagi dengan adik Tompel, jujur aku merasa baik buruknnya hubungan ku dengan Tompel, tidak ada urusannya dengan adiknya itu ( terakhir aku bertemu adik Tompel saat awal awal jadian dengan Tompel dan kemudian dia pindah karena kuliah dan kami sempat putus komtak karena baik aku maupun dia mengganti nomor telepon, dam aku juga tidak pernah meminta komtak baru nya dari si Tompel ), nah kami pun bertukar kabar hingga kemudian menuju bahasan si Tompel, si Tompel sekarang sudah berumah tangga dan di karunia anak laki laki, jujur aku sudah tidak punya perasaan apa apa lagi terhadap si Tompel, malah aku merasa harus berterima kasih karena Tompel aku bisa bersama dengan suamiku yang sekarang, nggak berapa lama kemudian Tompel meng add diriku dan kami saling menanyakan kabar toh menurutku bukan hsl yang taboo karena sudah jelas kami terutama diriku sudah sanggat dewasa dalam memyikapi masa lalu kami dan kami berdua sudah sangat move on dan menikmati kebahagiaan keluarga kami masing masing, dan amazingly kami bisa bertukar kabar layakmya teman biasa yang tidak punya masa lalu apapun. Cuman bukan aku namanya kalau tidak menanyakan alasan dulu dia menghilang itu karena apa hahahaha, bukan karena masih mempunyai perasaan kepada Tompel tapi benar benar karena penasaran habis soalmya misteri sih…dan jawaban Tompel sanggat tidak memuaskan… katamya jangan di ungkit lagi dan cukup dia yang tahu yang jelas bukan kesalahan ku kenapa dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami saat itu.. nah loh? :-s, kayaknya sampai diri ini hingga kelak mssuk tanah, hal itu akan tetap menjadi sebuah misteri :-s.

Berhubung kami tahu diri dan ingin menghindari kesalahpahaman dan menghormati pasangan kami masing masing, kami hanya bertukar kabar sekali itu saja, dan walau hingga kini mssih jadi misteri, diri ini sudah cukup puas karena setidaknya kini aku tahu kalau dia mempumyai kelurga kecil yang bahagia, semoga suatu hari kelak aku dan suami juga bisa mempunyai keluarga kecil ( baby maksudnya xp ) yang bahagia amin ^^. 
Nah di kehidupan kalian, pernah mengalami hal hal yang hingga kini tetap menjadi misteri? Xixixi kalau iya, apakah hal itu membuat kaliam penasaran atau kaliam termasuk yang ngggak mau tahu? Hahaha.

Iklan

2 pemikiran pada “Si Mantan

  1. Apa ya, kalo diusahain buat inget malah blank hahaha. Ih tapi ga banget ya sms si tompel itu pas ketemu di Plaza. “Ngga apa2 kok kita masih bisa jadi teman” Lah paaakkk, ga salah ngomong paaakkk. Yang tiba2 ngilang kan bapak, yang ‘memutuskan tali silahturami’ kan bapaaakk, kok jadi kayak saya yang jahat? *sumpel pake botol kecap*

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s